11 Mei 2007...7:08 pm

Hanya Puisi

Lompat ke Komentar

Ada kalanya, berpuisi hanya menuliskan kata-kata yang entah bermakna apa. Hanya rasa-rasa, hanya kira-kira. Tapi –sungguh!– ia penuh makna. Jangan bertanya kenapa aku memasang gambar kerlip cahaya di malam gulita untuk puisi ini.

Mencinta Tak Sebebas Cinta

Telah terjarak waktucahaya.png
engkau mengulas-ulas senyum,
menggaduh pendaman rindu

Tak terjarah waktu
engkau meronta-ronta kuda
menggeliat basah menunggu

Ah, goda itu tak juga biasa
sebab mencinta ternyata
tak sebebas keliaran cinta

J. Rizal, Mei 2007

3 Tanggapan


Tinggalkan Balasan