Ngajari Monyet Membaca

Aku pernah dengar cerita (humor) ini pada suatu waktu di suatu tempat. Tersebutlah nama salah seorang bos koran besar Indonesia –tapi, aku sengaja tak mau menyebutkannya di sini—yang bertemu bos koran lainnya yang sedang sibuk hilir mudik dari kota ke kota. Bertemunya di bandara, mungkin Bandara Soekarno-Hatta. Kejadiannya pada pertengahan 1990.ajari aku membaca

Bos Koran A: Eh, Pak Bos Koran B, Anda mau kemana?
Bos Koran B: Apa kabar, Pak Bos Koran A? Saya mau ke Kalimantan …(entah Timur, Barat atau apalah).
Bos Koran A: Urusan apa di sana?
Bos Koran B: Saya buka koran baru di daerah, Pak.
Bos Koran A: Ngapain kamu buka koran di hutan yang masih banyak monyetnya begitu? (ngejek)
Bos Koran B: Ya…, kita mengajari monyet membaca.

Tiga tahu kemudian mereka bertemu lagi, entah di bandara, entah di mana:

Bos Koran A: Mau kemana Pak Bos Koran B?
Bos Koran B: Mau ke Kalimantan, Pak!
Bos Koran A: Masih ngajari monyet membaca di sana? (nyindir)
Bos Koran B: Nggak. Kita mau bagi-bagi dividen.

(Bos Koran A terdiam.)

Beberapa tahun kemudian, Bos Koran A juga ikut “mengajari monyet” membaca, sampai saat ini. Tentu saja misinya tidak murni untuk mencerdaskan “bangsa monyet” itu, tetapi mengejar masa-masa berbagi dividen. Kasihan….

Iklan

2 thoughts on “Ngajari Monyet Membaca

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s