Bahasa yang Baik dan Benar?

Aku tidak habis pikir bagaimana seorang dosen bahasa di kotaku bisa tak henti-hentinya menyoal nama-nama. Di acara peresmian Forum Bahasa Media Massa (FBMM) beberapa bulan lalu, misalnya, tidak malu-malu dia menyampaikan “koreksi”-nya.

“Kenapa harus pakai Society atau Sport?” ujarnya menyebut nama-nama rubrik di koran. Banyak lagi yang dia “koreksi”. Katanya itu tidak mencerminkan bahasa yang baik dan benar. Walah.

Terbukalah
Usai dia berbicara di forum itu, aku yang memang disediakan tempat duduk di sampingnya mengajaknya berbicara. Aku katakan, aku orangnya terbuka. Aku tidak mempersoalkan kata recall ditulis di koran bila memang umum disebut, sebagaimana kita umum menyebut kata geladi bersih –dan kadang-kadang geladi resik. Apa arti geladi?

Aku juga tidak menyoal kata electoral treshold (ET) ditulis di koran bila terjemahannya dalam bahasa Indonesia masih susah dicerna pembaca. Sebagai pekerja koran yang menghargai setiap milimeter kolom, menulis ET jauh lebih ekonomis ketimbang penjelasannya dalam bahasa Indonesia yang panjang dan njelimet –pusing menulisnya, juga pusing membacanya.

Lagipula, bukankah bahasa lahir dari kebiasaan? Bila orang begitu terbiasa menyebut recall tidak ada salahnya dia masuk daftar kata bahasa Indonesia, kapan-kapan. Bukankah kita punya kata kamar karena terbiasa dengan kata Belanda itu walaupun kita punya bilik? Jangan lupa kita juga menyerap kantor, estate dan elite.

It’s about Name
Tapi ini tidak hanya soal istilah asing. It’s about name, Bung! Ada orang mau bikin nama anaknya Ratna, Galang, Budi, Jusuf dan sebagainya. Ada lagi yang bikin nama perusahaan PT Merapi Timber atau PT Indosat. Media mau dibikin nama Global TV, Indosiar, Trust, ya terserah yang punya.

Jawa Pos adalah nama koran yang sampai sekarang tidak diubah menjadi Pos Jawa. Global TV juga tidak diubah menjadi TV Global. Aku yakin masih banyak ahli bahasa yang berpendapat bahwa cara penulisan yang “benar” adalah Pos Jawa dan TV Global. Padahal, tidak begitu kalau sudah menyangkut nama.

Ahli bahasa harus bisa membedakan mana nama dan mana yang bukan. Society atau Sport itu nama –nama rubrik di koran– seperti kita mengenal nama Toyota, Sriwijaya Air, Graha Antara, Darmo Trade Center atau City Bank. So, tergantung yang punya namalah mau pakai apa atau ditulis bagaimana.

Lagi pula, orang terkadang menamai sesuatu terkait pula dengan nilai jual dan kedekatan dengan masyarakat. Kalau ada acara televisi yang bernama Extravaganza apakah salah? Sama tidak salahnya dengan Coffee Bean Show, Dorce Show, Buser, Mama Mia Show, Seputar Indonesia, Target, Empat Mata, dan lain sebagainya. Salam.

Iklan

6 thoughts on “Bahasa yang Baik dan Benar?

  1. apalah arti sebuah nama, kata shakespeare. dan emang iya, bukankah bahasa indonesia juga banyak sekali menyerap dari bahasa belanda, inggris, dan bahasa2 daerah?

    ada2 aja orang2 ini ya, hehehe…

  2. Aku minta oleh-oleh dari Singapore donk…Katanya dapat uang saku dobel dari TV dan koran. Kok nggak ada yang nyiprat ke sini? (OOT yach?).

  3. Soal bahasa Indonesia yang baik dan benar, aku jadi ingat waktu kita “dipaksa sekolah” di Cirebon. He he he…
    “Ayo anak-anak, dari lima kalimat berikut mana yang benar. Kalimat a, b, c, d atau e?”
    Dan jawaban anak-anak adalah : zzzzzzzzz…

  4. owbeth khan bentar lagi UAN,,, owbeth takuuuut banget,,, dan dari 3 mapel itu (walaupun semuanya owbeth takutin) bahasa Indonesia lah yang paling bikin owbeth ngeri,,,, doain ya,,, biar owbeth bisa lulus UAN…. 🙂

  5. bicara bahasa adalah bicara bagaimana kita bisa mengerti akan aturan-aturan yang ada pada suatu bahasa…
    jadi klo ditanya bahasa yang baik dan benar,uh sangat sulit tuk diaplikasikan..

  6. menurutku bahasa yang paling baik benar dan sempurna yang harus dipakai manusia adalah BAHASA JAWA.. alasannya….buuuuuuuanyak sekali,dan tidak ada yang melebihi ke istimewaan bahasa jawa,ngoko,krama,inggil.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s