Don’t Sell Poverty

Kenapa orang jatuh miskin? Karena bodoh. Karena malas. Itu saja penyebabnya. Kalau ada orang yang sudah begitu pintar dan rajin tetap saja miskin, pasti masih ada bodoh dan malasnya.

Bukannya saya tidak percaya nasib. Nanti dulu. Tuhan pasti menolong umatnya yang tekun berusaha dan berdoa. Hanya orang pintar dan rajin mau melakukan itu. Orang bodoh dan malas mana mau. Namanya juga bodoh, namanya juga malas.

Jadi bagaimana menolong orang miskin di dunia ini? Rangsang orang bodoh untuk belajar, rangsang orang malas untuk bekerja. Jangan beri mereka uang. Beri mereka pelajaran yang mereka perlukan untuk mencari nafkah dan tanamkan disiplin bekerja keras.

Orang miskin kebanyakan bodoh, banyak juga yang pemalas. Kalau tidak mau jadi orang miskin, jangan bodoh dan jangan malas. Kalau sudah tidak bodoh dan tidak malas tetapi masih miskin, ya nasiblah namanya itu. Maka, berusahalah sambil berdoa.

Pemerintah, caleg, pengurus parpol atau organisasi apa pun boleh saja menerima bantuan dari negara ini-negara itu, organisasi ini-organisasi itu, pihak ini-pihak itu untuk disalurkan ke orang miskin.

Tetapi, ingatlah pepatah no free lunch. Tidak ada yang gratis di dunia ini. Negara atau organisasi yang membantu orang miskin pasti punya kepentingan tertentu. Ada misi agama, bisnis, intelijen, militer, dan lain segala macam.

Berjualan kemiskinan untuk memperkaya diri sendiri atau organisasi itu tidaklah halal.

Iklan

One thought on “Don’t Sell Poverty

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s