Hok Lo Pan is Martabak Bangka

Iya, baru saya tahu.

Ceritanya, baru beberapa halaman baca buku keempatnya Andrea Hirata, Maryamah Karpov, saya menemukan kata hok lo pan. Menurut Andrea, ini kue yang bisa membuat orang lupa mertua saking enaknya. Baunya saja, hmm…, mengalir sepanjang sungai. Tapi segera saya melupakan saja kue itu. Tidak mengesankan, namanya pun terasa asing.

Nah, tadi siang, begitu buka-buka milis, saya bertemu satu artikel tentang hok lo pan-nya Andrea Hirata itu. Si penulis mengatakan bahwa di berbagai kamus, seperti KBBI, ternyata terminologi itu tidak bisa ditemukan. Ia menyarankan untuk mencari arti hok lo pan lewat Paman Google.

And, Paman Google says:

tabak
Ah, ternyata…. Itu kan makanan kesukaanku. Tidak asing bagiku tentunya.

Di Jambi kami mengenal martabak manis itu dengan nama martabak bangka Yang jual memang sebagian –terutama yang  rasanya enak—adalah orang (Tionghoa) yang punya hubungan dengan Bangka. Martabak manis yang saya kenal di masa kecil sangat berbeda rasanya dari martabak bangka yang saya kenal belakangan ini.

Saya  tahu beberapa tempat membeli martabak bangka yang enak di Jambi, seperti di depan terminal angkot Mayangsari, depan TB Gloria dan dekat Tugu Juang.

Khusus di Tugu Juang, nama promo martabak bangka itu adalah martabak muslim. Hampir semuanya, mulai dari bundaran depan tugu sampai ke simpang Mayang, memakai nama “Martabak Muslim”.  Beberapa mengklaim paling asli. Entah mana yang sebenarnya muslim dan asli.

Saya sendiri, bila Anda mau tahu, selalu membeli martabak bangka-muslim yang dekat gardu Telkom, persis berseberangan dengan Hotel Nusa Wijaya. Biasanya, kalau tidak dirazia polisi, di depannya ada yang jual VCD/DVD bajakan pakai mobil pikap kecil. Itu tandanya. Menurut saya, martabak di situlah yang terenak di seputaran Tugu Juang. Menurut Anda?

Iklan

9 thoughts on “Hok Lo Pan is Martabak Bangka

  1. Dan sore itu, aku ditelpon suamiku.
    “Mau hok lo pan ndak?”.
    “Hok lo pan apa?”
    “itu yang di novel maryamah karpov”
    “Boleh-boleh, tapi dikit aja ya, siapa tau ndak suka,”
    Ku pikir makanan yang ditawarkan sejenis kue-kue warga Tionghoa, ya mungkin karena bentar lagi imlek, makanan-makanan itu tersedia. Setelah telpon putus baru aku ingat, jangan-jangan… langsung deh ku telpon lagi suamiku. “Bang coba tanya dulu yang menjualnya, halal ndak tuh?”
    Suamiku malah ketawa-tawa.
    “Ya halal lah,” masih sembari ketawa.
    Pas nyampe rumah.
    “Mana kuenya. Kok martabak, ngerjain ya.” Suamiku kembali ketawa-tawa.
    “Ya itu hok lo pannya,” dia kembali tertawa…
    Ternyata saudara-saudara…..

  2. wahh ada juga yang googling gara-gara pengen tau apa itu hok lo pan. heheh. saya juga melakukan hal yang sama, malah salah nulis kata kunci jadi “lo hok pan”. salah satunya ya nemu situs ini 🙂 makasih ya, mas, salam kenal…

  3. yup, q juga penasaran banget apa tu hok lo pan stlah baca maryamah karpov nya bang andrea, dia gambarin kue hok lo pan puitis banget, owh ternyata ga jauh beda to dengan martabak manis. hem…emang enak tu hok lop an”dorayaki banka” wekekekeke
    ca yo dah buat maryamah karpov trutama bang Andrea yang da berhasil bikin ngiler para pembaca banyangin kue hok lop pan.
    novel berikut nya q tunggu Bang, keren abis dah,

  4. Saya rasa martabak muslim seluruh mirip dengan martabak yang anda katakan, hanya mereka mengandalkan cara pembuatan yang halal, lantas di namakan martabak muslim, tapi hal tersebut memiliki nilai jual sehingga martabak mereka sangat laku oleh kaum muslim di kota Jambi.

  5. ah ,ya. Di mojokerto juga ada ternyata. Namanya hok lo pan, tapi di bawah nya dijual martabak dan terang bulan (martabak manis). Oooooo, ternyata itu hok lo pan. Aku kira makanan yang belum aku jamah selama ini. Hihi

  6. HOKLO PAN bukan HOK LO PAN. Kalau HOK LO tidak punya arti. HOKLO adalah nama salah satu suku tionghoa di bangka. Di daerah lain disebut HOKKIEN. PAN artinya kue. HOKLO PAN artinya Kue orang hoklo.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s