9 Juli 2009

Salut, Tukang Survei!

sby

Salut! Para tukang survei itu benar-benar ikut memenangkan SBY-Boediono dengan cara yang elegan. Mereka mencitrakan kemenangan SBY jauh sebelum masa kampanye dimulai sampai ke hari-H pencontengan.

Terakhir, mereka ramai-ramai merilis quick count yang menempatkan SBY unggul dengan menguasai sekitar 60 persen suara.  Padahal, penghitungan oleh KPU masih berjalan. Mereka berani menjamin, hasil itu tak akan meleset jauh.

So, tak ada alasan lagi menolak kemenangan SBY itu –walaupun baru quick count alias hitungan cepat. Seperti pemilu-pemilu sebelumnya, quick count itu tak meleset jauh dari hasil hitung manual. Baca terus →

8 Juli 2009

Presiden yang Membanggakan

capresKarena alasan tertentu, saya pribadi mendukung Jusuf Kalla (JK) menjadi Presiden RI untuk periode lima tahun ke depan. Saya dan Kalla sama-sama berasal dari luar Jawa. Apa pun untung dan ruginya dari pertalian itu, memiliki orang luar Jawa sebagai Presiden RI adalah kebanggaan tersendiri bagi saya. Hanya karena rasa bangga saja?

Tidak. Saya suka sikap JK yang terbuka, seperti apa adanya dirinya. Lincah, tak dibuat-buat, berpikir realistis dan pandai berargumen. Tegas juga, punya sikap dan bersahaja. Tampak sekali dia banyak menimba ilmu dari pengalaman langsung, bukan teori belaka.

Saya kecewa dengan SBY. Tetapi, bila Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memenangkan pemilihan presiden yang dihelat pagi ini, saya juga harus menerimanya. Itulah demokrasi. Dan, begitulah politik. Harus diakui, popularitas SBY masih tinggi –yang otomatis menaikkan elektabilitasnya. Satu hal lagi, dia masih tampak bersih. Baca terus →

3 Maret 2009

Ngefan Iwan Fals, Menang Lomba

catalog_iwanBerkutat di Facebook banyak manfaatnya –selain banyak juga  “busuknya” sebagaimana ditulis tabloid Nova pekan ini. Lebih bermanfaat lagi karena saya bisa jumpa teman satu sekolahan/kuliahan dan tambah teman. Lebih bermanfaat lagi ketika saya gabung jadi fans Iwan Fals.

Ini Iwan Fals di Facebook dan website Iwan Fals

Ceritanya, tim Iwan Fals (Tiga Rambu) punya proyek yang disebut Karya Kita. Bulan lalu mereka gelar acara Potret Cinta. Ini lomba puisi cinta. Pemenang akan dapat hadiah menarik dari tim Iwan Fals plus puisinya dibacakan Iwan saat konser bulanan pada akhir Februari lalu. Baca terus →

20 Januari 2009

Hok Lo Pan is Martabak Bangka

Iya, baru saya tahu.

Ceritanya, baru beberapa halaman baca buku keempatnya Andrea Hirata, Maryamah Karpov, saya menemukan kata hok lo pan. Menurut Andrea, ini kue yang bisa membuat orang lupa mertua saking enaknya. Baunya saja, hmm…, mengalir sepanjang sungai. Tapi segera saya melupakan saja kue itu. Tidak mengesankan, namanya pun terasa asing.

Nah, tadi siang, begitu buka-buka milis, saya bertemu satu artikel tentang hok lo pan-nya Andrea Hirata itu. Si penulis mengatakan bahwa di berbagai kamus, seperti KBBI, ternyata terminologi itu tidak bisa ditemukan. Ia menyarankan untuk mencari arti hok lo pan lewat Paman Google.

And, Paman Google says:

tabak Baca terus →

6 Januari 2009

Anak-anak Bung Karno, Siapa Ingat Bengkulu?

Bung Karno bersama Fatmawati dan Guntur. Dalam caption disebutkan bahwa Fatmawati isteri kedua.

Bung Karno bersama Fatmawati dan Guntur. Dalam caption (keterangan foto) berbahasa Inggris itu disebutkan bahwa Fatmawati isteri kedua. Sumber foto: Wikipedia

Hanya beberapa jam setelah matahari 2009 nongol di langit Indonesia pada 1 Januari lalu, aku dan beberapa rekan berada dalam perjalanan ke Bengkulu. Selepas Sarolangun (Jambi) dan Lubuk Linggau (Sumsel), di antara gerimis kami melintasi dinginnya kawasan pertanian di Rejang Lebong dan Kepahiang.

Nyaman sekali rasanya melintasi jalan-jalan berliku dan berhutan di punggung Bukit Barisan itu. Sejuk dan adem, seperti berada di kaki Gunung Kerinci, tempat kelahiranku. Selepas senja kami memasuki Bengkulu, kota kelahiran Fatmawati, isteri ketiga Bung Karno (BK).

Bincang-bincang soal BK, kami sempat mampir ke rumah yang ia diami semasa diasingkan pada kurun waktu 1938-1942. Kagum aku melihat kecantikan Fatmawati muda dalam foto bersama Bung Karno dan isteri keduanya, Inggit Garnasih. Ibu Negara RI pertama itu tampak menggemaskan. Baca terus →